Mungkinkah Seseorang Jatuh Cinta Pada Dua Orang Berbeda Dalam Waktu Bersamaan?

Mungkinkah Seseorang Jatuh Cinta Pada Dua Orang Berbeda Dalam Waktu Bersamaan?

Informasi Terkini – 1. Secara Biologis Manusia Bukanlah Makhluk Monogami

Pikiran manusia merupakan salah satu hal yang paling kompleks di dunia dan ini termasuk saat mereka mulai memiliki perasaan untuk orang lain. Menurut dr. Ramani Durvasula, seorang profesor di bidang psikologi yang mengajar di University of California Los Angeles (UCLA), dua orang dengan kepribadian dan ciri khas yang berbeda dapat sama menariknya di mata Anda. Hal ini karena ketertarikan tidak hanya berdasarkan pengalaman psikologis, tetapi juga pengalaman biologis, mengingat efek yang ditimbulkan oleh jatuh cinta berkaitan dengan hormon. Pengalaman ini bisa terjadi baik pada mereka yang sudah berada dalam hubungan atau pada mereka yang masih melajang.

Menurut Aaron Ben-Zeév, profesor di Universitas Haifa, Israel, cara paling masuk akal untuk menjelaskan fenomena yang kompleks ini adalah dengan mengartikan cinta sebagai sesuatu yang didasari oleh beberapa karakter yang signifikan dari pasangan yang dicinta. Untuk itu, mencintai dua orang menjadi sesuatu yang wajar karena dua orang ini memiliki perbedaan yang mendasar.

2. Mungkinkah Perasaan Ini Dihilangkan?

Mulai dari rasa tertarik, munculnya kedekatan, ketergantungan emosional, hingga apa yang kita sebut dengan cinta adalah jenis-jenis perasaan yang sulit untuk dikontrol. Kita tidak bisa memulai ataupun menghentikannya. Menurut Kate Kenfield, praktisi psikologi di Melbourne, seseorang hanya bisa mengontrol sikapnya terkait perasaan yang ia miliki saja.

Menyimpan perasaan untuk orang lain disaat Anda sudah berkomitmen sebetulnya bukanlah sebuah masalah. Namun, situasi ini akan menjadi lebih rumit saat Anda melakukan suatu tindakan untuk menyalurkan perasaan tersebut, terlebih jika Andasudah memiliki komitmen dengan orang lain. Nah, jika situasi seperti ini muncul, Anda harus mulai memikirkan dengan matang mengenai langkah yang harus dilakukan. Buatlah daftar pro dan kontra, kemudian berusalahan untuk tetap terbuka pada pasangan Anda. Lakukan diskusi yang sehat agar Anda dapat membuat keputusan yang bijak.