Pelembap Tidak Bekerja Pada Kulit?

Pelembap Tidak Bekerja Pada Kulit?

Informasi Terkini – Ketika menggunakan produk skin care secara rutin, sudah sewajarnya jika Anda menginginkan hasil yang maksimal. Apalagi jika produk yang digunakan menawarkan klaim mampu memberikan hasil melalui penggunaan pada durasi tertentu, tak menutup kemungkinan Anda akan merasa kecewa bila produknya tidak bekerja pada kulit.

Seperti halnya pelembap, salah satu produk skin care ini tidak hanya memiliki fungsi penting dalam menjaga kulit tetap terhidrasi, tapi juga bisa memberikan hasil yang langsung terasa jika rutin digunakan. Namun tahukah Anda, jika terkadang pelembap juga bisa tidak bekerja secara maksimal bahkan tidak mampu memberikan efek melembapkan. Jika hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya mulai perhatikan rutinitas penggunaan skin care sehari-hari serta berbagai faktor berikut, yang mungkin menjadi penyebabnya!

1. Tidak mengaplikasikan dengan benar

Aturan pertama yang sebaiknya diikuti untuk mendapatkan hasil maksimal saat mengaplikasian pelembap adalah dengan tidak menggosokkan secara keras pada kulit. Untuk membuat pelembap yang Anda gunakan terserap dan bekerja dengan maksimal pada kulit, lebih baik mengaplikasikannya dengan gerakan tap-tap serta memberi pijatan perlahan. Dermatolog Dr. Ava Shamban dari Klinik Kecantikan Beverly Hills, bahkan menyarankan untuk mengaplikasikan pelembap langsung setelah mencuci muka, ketika wajah masih dalam kondisi basah untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

2. Tidak rutin melakukan eksfoliasi

Setiap hari wajah dihadapkan dengan polusi dan radikal bebas yang menjadi menyebabkan kulit tampak kusam, dan pori-pori tersumbat akibat tumpukan sel kulit mati, kotoran dan juga minyak berlebih. Anda perlu melakukan eksfoliasi secara rutin untuk memastikan wajah bersih dengan maksimal hingga ke dalam pori-pori. Tidak melakukan eksfoliasi dengan rutin dan tepat sesuai kondisi kulit akan membuat kotoran dan sel kulit mati menumpuk pada wajah, yang pada akhirnya bisa menjadi penyebab pelembap yang Anda aplikasikan tidak terserap dan bekerja dengan maksimal.

3. Kurang teliti memerhatikan kandungannya

Selain harus menyesuaikan pelembap yang dipakai dengan kondisi kulit, saat memilih pelembap yang tepat Anda juga perlu memerhatikan dengan teliti kandungan apa saja yang terdapat dalam produk tersebut. Pilih produk dengan kandungan yang ampuh untuk melembapkan kulit, serta hindari kandungan yang dapat memicu efek negatif pada kulit. Beberapa kandungan dalam moisturizer yang dikenal ampuh untuk melembapkan dan wajib ada dalam sebuah produk pelembap adalah hyaluronic acid, glycerin, sodium hyaluronate, dan juga ceramides.

4. Tidak menyesuaikan dengan tipe kulit

Setiap orang dengan tipe kulitnya masing-masing membutuhkan treatment dan produk kecantikan yang berbeda-beda. Menyesuaikan produk perawatan yang Anda gunakan dengan kondisi dan kebutuhan kulit akan membantu produknya bekerja lebih efektif dan maksimal. Pelembap yang tidak bekerja pada kulit bisa disebabkan karena produk yang Anda pakai dibuat dengan formula, kandungan dan tekstur yang tidak sesuai dengan tipe kulit. Bila tidak cocok, meski sudah menggunakan pelembap, kulit Anda yang kering akan tetap kering, yang berminyak menjadi semakin berminyak hingga munculnya iritasi atau kemerahan bagi Anda pemilik kulit sensitif.

5. Tidak menggunakannya secara konsisten

Terakhir dan yang tak kalah penting adalah konsistensi Anda menggunakan produknya. Sebagus dan semahal apapun produk yang digunakan, hasilnya tidak akan bekerja secara maksimal bila tidak digunakan secara rutin. Pastikan untuk konsisten menggunakan pelembap dalam rutinitas perawatan wajah sehari-hari bersamaan dengan penggunaan produk lain seperti toner, essence dan juga serum. Dengan mengaplikasikannya bersama rangkaian produk lain yang cocok dengan kulit, Anda tidak hanya mendapat hasil maksimal perawatan menyeluruh tapi juga memaksimalkan fungsi pelembap.