Perbaiki Lini Depan Dan Belakang

Perbaiki Lini Depan Dan Belakang

Informasi Terkini – Dua asisten pelatih Arema, Kuncoro dan Singgih Pitono, banyak berperan untuk mempersiapkan tim. Keduanya mendapatkan tugas khusus untuk menularkan ilmunya sebagai pemain belakang dan penyerang.

Jelang laga tandang ke markas PSM Makassar, Minggu (14/10/2018), pada pekan ke-25 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Arema FC melakukan persiapan lebih mendetail.

Kuncoro semasa bermain dikenal sebagai bek yang garang. Dia ditugasi menyiapkan pertahanan yang lebih kukuh. Seperti yang terlihat dalam latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis pagi (11/10/2018). Kuncoro memimpin deretan pemain bertahan seperti Hamka Hamzah, Arthur Cunha, dan yang lainnya.
Singo Edan menggunakan tiga stoper, yakni Arthur Cunha, Hamka Hamzah, dan Israel Wamiau. Kami buat pressing lebih rapi. Sama seperti karakter Arema dulu.

Beberapa kali dia menghentikan latihan untuk mengatur posisi pemain belakang karena ada pola yang beda untuk melawan PSM.

Singgih merupakan bomber Arema era Galatama. Dia sempat jadi top scorer kompetisi saat Arema juara musim 1992. Setelah membagi tugas, hasil dari latihan khusus itu diterapkan dalam sesi game.

Sementara Singgih, dapat wewenang mengasah lini depan. Dia melatih Makan Konate, Rivaldi Bawuo, Ahmad Nur Hardianto, Sunarto, Ridwal Tawainella, Dendi Santoso, dan Dalmianysah Matutu. Pemain depan itu diberikan kolaborasi untuk membongkar pertahanan lawan.
Kami selalu dihadapkan dalam situasi seperti ini. Bermain tanpa lima sampai empat pemain. Sama seperti waktu away di Persipura. Tapi, kami sudah siapkan solusinya. Semoga bisa meraih poin untuk away kali ini.

Arema memang harus berlatih lebih mendetail karena mereka kehilangan banyak pemain saat melawan PSM, seperti Dedik Setiawan dan Alfin Tuasalamony yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Sedangkan Bagas Adi dan Ahmad Nur Hardianto mengalami cedera.