Produk SPF Tinggi Akan Beri Proteksi Lebih Baik, Benarkah?

Saat hendak beraktivitas di luar ruangan, kita sering diingatkan untuk selalu memakai tabir surya. Hal ini sangat penting karena fungsi dari tabir surya sendiri adalah melindungi kulit dari paparan buruk sinar matahari UV A dan UV B yang dapat membahayakan kesehatan kulit.

Nah, saat berbelanja produk tabir surya kita sering dibingungkan oleh kandung SPF didalamnya. Ada SPF 15, SPF 30, dan banyak lainnya. Lalu, mana yang harus dibeli? Apakah SPF yang paling tinggi dapat memberikan perlindungan yang ekstra? Simak ulasannya berikut ini.

Tabir surya merupakan produk perawatan kulit yang memiliki kemampuan untuk menangkal sinar UV yang dapat membuat kulit terbakar. Produk ini mungkin akan mencegah UV B dengan baik tapi untuk UV A yang memiliki kemampuan lebih besar merusak kulit, SPF tidak dapat melindungi sepenuhnya.

Menurut Dermatolog Dr. James M Spencer, untuk membaca angka SPF memang tidak mudah dan jarang diketahui oleh masyarakat luas. Adanya SPF ini memang hanya untuk melindungi paling banyak 98% dari paparan sinar UV B, jika ada yang melebihkannya berarti itu hanyalah strategi iklan saja.

Nilai SPF yang tertera pada produk menentukan berapa kali tabir surya harus dioleskan ke kulit. Secara logikanya, semakin tinggi angka SPF, maka semakin lama juga periode proteksinya.

Sementara konsultan industri kosmetik Farah Ahmed juga mengatakan hal yang sama. Produk tabir surya yang memiliki SPF tinggi akan memberikan perlindungan lebih lama dan luas dibandingkan SPF yang lebih rendah.

Dari penjelasan itu semua bisa ditarik kesimpulan bahwa produk ber-SPF tentu sudah baik. Jika kamu ingin hasilnya maksimal SPF 30 sudah bisa memberikan proteksi pada kulit. Yang paling penting adalah selalu mengoleskannya kembali setiap 2 jam sekali karena seberapa tinggi angka SPF itu akan hilang dalam beberapa jam berikutnya.