Salah Melakukan Transfusi Darah Dapat Mengakibatkan Gagal Ginjal

Salah Melakukan Transfusi Darah Dapat Mengakibatkan Gagal Ginjal

Informasi Terkini – Jakarta, pada saat mendapatkan transfusi darah, maka hal itu berarti ada benda asing yang masuk, yakni darah dari orang lain. Ada beberapa reaksi tubuh dapat terjadi misalnya seperti demam, menggigil, ataupun gatal-gatal. Yang paling fatal, dapat juga terjadi gagal ginjal.

Dr.dr. Yuyun Soedarmono, MSc, selaku Direktur Unit Donor Darah Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) mengakui kalau efek samping dari transfusi memanglah bermacam-macam tetapi pada dasarnya dapat diatasi. Karena, sebelumnya juga telah dilakukan uji kecocokan darah dari para penerima dengan pendonor.

Hal yang terpenting, menurut dr Yuyun yakni jangan sampai terjadi salah golongan pada waktu melakukan transfusi darah. Kejadian tersebut yang seringkali disebabkan adanya ketidakcermatan petugas medis.

dr Yuyun mengatakan kalau itu pernah terjadi. Misalnya pasien yang golongan A dikasih B dikarenakan yang dikatakankan suster salah melihat catatannya. Akibatnya, dapat juga terjadi lisis (pecah), sel darah merahnya juga jadi pecah, terus ginjalnya melakukan kerja berat, dapat terjadi gagal ginjal dan untuk dapat mengatasinya ya harus cucu darah.sebaiknya cocokkan terlebih dulu dengan cermat. Sampai di Rumah sakit juga harus dicocokkan darah tersebut untuk pasien siapa.

tetapi, dr Yuyun juga mengatakan kalau sebenarnya di Indonesia ada prosedur untuk dapat menghindari terjadinya efek samping yang diakibatkan oleh transfusi darah. Karena hal itu, biaya yang dibutuhkan untuk transfusi pun juga akan lebih banyak.