Sang Pengadil Harus Istirahat

Sang Pengadil Harus Istirahat

Informasi Terkini – Tercatat hingga pekan ke-9 Liga 1, PSSI telah merumahkan dua wasit. Pertama, saat pertandingan Bali United melawan PSMS Medan yang berkesudahan 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Kepemimpinan wasit menjadi sorotan hampir di setiap pekan kompetisi Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Ada yang hanya sekadar mengecam, sampai pula melaporkan sang pengadil pertandingan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI.
Kinerja wasit Maulana pada pekan pertama itu dianggap buruk oleh Komite Wasit. Pengadil lapangan asal Semarang tersebut kemudian mendapat hukuman sebulan tidak dapat memimpin pertandingan Liga 1.
Wasit Maulana Nugraha dianggap keliru mengambil keputusan saat pemain Bali United, Nick van der Velden, menerjang penyerang PSMS, Sadney Urikhob. Alih-alih kartu merah, wasit Maulana hanya memberikan kartu kuning kepada gelandang asal Belanda itu.
Tujuh pekan berselang, ribut-ribut soal kepemimpinan wasit kembali muncul ke permukaan. Bahkan, dua dari tiga klub yang mengeluhkan kinerja pengadil pertandingan telah mengirimkan surat protes kepada PT LIB dan PSSI.
Pekan berikutnya, giliran asisten wasit Tri Wahyudi yang dihukum. Tri dianggap keliru dalam mengambil keputusan saat PSMS Medan takluk 1-2 dari Bhayangkara FC. Tri tidak mengangkat bendera tanda offside kala penyerang Bhayangkara FC, Herman Dzumafo menyambut umpan Nikola Komazec. Padahal berdasarkan tayangan ulang, posisi Dzumafo berada di belakang pemain terakhir PSMS. Sama seperti Maulana, Tri juga dinonaktifkan selama sebulan.