Sejarah Negara Rusia

Sejarah Negara Rusia

Informasi Terkini – Sejarah Rusia telah ada lebih dari 1000 tahun lamanya. Rusia sendiri merupakan sebuah negara besar dengan luas total kurang lebih 17 juta kilometer persegi, dengan luas perairannya mencakup 13 persen dari luas totalnya. Negara beruang merah ini berlokasi di dua benua, yakni Asia dan Eropa. Lokasi ini menjadikan negara ini mempunyai perpaduan budaya antara Eropa dan Asia.

Ibukota Rusia berada di Moskwa. Bahasa resminya adalah bahasa Rusia dengan sistem pemerintahannya semi-presidensial. Sistem pemerintahan yang dianut tersebut menjadikan Rusia memiliki presiden dan perdana menteri. Nama presiden saat ini (2017) bernama Vladimir Putin dengan perdana menteri bernama Dmitry Medvedev. Rusia mempunyai legislatif yang bernama Majelis Federasi yang berisikan Majelis Tinggi dan Majelis Rendah.

Kini, Rusia berbentuk federasi, dengan nama resmi Federasi Rusia. Sebelum menjadi negara federasi dan bernama resmi Federasi Rusia, negara yang djuluki beruang merah ini mengalami beberapa kali perubahan bentuk negara dan nama resmi. Di bawah ini akan membahas keseluruhan sejarah Rusia dari awal hingga saat ini.

Awal Sejarah Rusia

Dinasti Rurik

Dinasti Rurik dibentuk oleh seorang kepala suku Varangia yang bernama Rurik setelah ia menguasai Ladoga dan Novgorod. Ia menguasai daerah Ladoga pada tahun 862 M dengan bantuan kedua saudaranya yang bernama Sineus dan Truvor. Setelahnya, ia menguasai Novgorod. Di dekat Novgorod, Rurik membangun pemukiman penduduk paganisme yang bernama Holmgard. Kedatangan Rurik dan saudaranya ke Lagoda dan Novgorod adalah karena ia diminta untuk menertibkan kekacauan antar bangsa Chud, Krivici, Merias, Slavia, Vepsia. Kekacauan ini terjadi karena bangsa-bangsa ini tidak mampu memerintah sendiri tanpa suku Varangia.

Kekuasaan Rurik di tanah Ladoga dan Novgorod berlangsung dari 864-879 M. Ia meninggalkan tampuk kepemimpinan di tahun 879 M karena meninggal dunia. Ia meninggalkan seorang anak yang bernama Igor, tetapi penerus kepemimpinannya adalah Oleg yang memindahkan ibukota dari Novgorod ke Kiev. Perpindahan ibukota tersebut menjadikan nama resmi negara berubah menjadi Rus Kiev. Perpindahan ibukota terjadi akibat Kiev terletak di antara Eropa dan Asia. Pada masa itu, lokasi tersebut amat strategis untuk jalur perdagangan. Namun, Dinasti Rurik tidak memiliki wilayah tersebut. Penguasa Kiev saat itu bernama Askold dan Dir. Oleh karenanya, Oleg menyerang Kiev. Ia memenangkan peperangan dan kemudian menyatukan Lagoda, Novgorod, dan Kiev untuk menjadi Rus Kiev.

Rus Kiev

Pusat kota Rus Kiev berada di sekitar areal Sungai Dnieper. Kini, areal sungai tersebut masuk ke dalam negara Ukraina. Selain Ukraina, keseluruhan wilayah Kiev ketika Oleg berkuasa mencakup sebagian Belarus, Moldova, Polandia, Rumania, Slovakia dan juga bagian tengah Rusia.

Oleg suka akan ekspansi. Oleh karenanya, ekspansi wilayah Rus Kiev tidak berhenti sampai Kiev saja. Drevlians dikuasainya tahun 883 M. Tahun 885 M, wilayahnya membesar dengan penguasaan Poliane, Radimichs, Severiane, dan Vyatichi.

Komoditi Rus Kiev terdiri atas lilin lebah, madu, kulit binatang dan juga budak. Pusat kota di Kiev menjadikan negara ini menguasai tiga jalur perdagangan. Ketiga jalur perdagangan yang dikuasai Rus Kiev menghubungkan kota dan jalur komersial masa lampau, seperti : Jalur Perdagangan Volga, Laut Baltik, Khazars, Volga Bulgars, Baghdad dan juga Laut Kaspia. Penguasaan ini membuat Rus Kiev kaya raya dan memiliki militer yang kuat.

Rus Kiev berbentuk Monarki, berbahasa Slavia Timur Kuno, beragama Kristen Ortodok dan Pagan Slavia, dan mata uangnya Grivna. Jumlah penduduknya 5,4 juta jiwa dengan wilayah sebesar 1,3 juta kilometer persegi. Terdapat empat raja terkenal dari Rus Kiev, yakni Oleg of Novgorod, Vladimir the Great, Yaroslav the Wise, dan Saint Michael of Charnigov.

Catatan sejarah Rus Kiev yang penting terjadi di tahun 882 M ketika negara ini berdiri, tahun 965-969 ketika penyerangan terhadap Khazar, tahun 988 M ketika terjadi pembaptisan Rus, awal abad ke-11 ketika terjadi keadilan Rus, dan tahun 124o ketika bangsa Mongol menguasai Rus Kiev.

Pada masa pemerintahan Oleg, ada dua tindakan penting yang ia lakukan. Tindakan penting yang dimaksud ialah :

Mengadakan perjanjian dengan penguasa Konstantinopel setelah penyerangan agar negara Rus Kiev dapat berdagang di sekitar kota Konstantinopel.
Membentuk Konsolidasi Kerajaan dengan membagi wilayah menjadi wilayah kecil. Penguasa wilayah ini disebut raja yang kekuasaannya berada di bawah naungan Rus Kiev. Penguasa Rus Kiev mendapat titel Tsar.

Mongol Berkuasa

Saint Michael of Charnigov menjadi terkenal karena beliau merupakan penguasa Rus Kiev terakhir. Dia menjadi penguasa terakhir setelah Mongol menguasai Kiev di tahun 1240. Dia dibunuh karena tak mau berikrar untuk berada di bawah naungan kekuasaan Gengis Khan. Negara ini takluk di tangan bangsa Mongol di bawah pimpinan Batu Khan yang terus menerus menyerang dari tahun 1223 hingga 1240. Kesukesan bangsa Mongol menaklukkan Kiev berakibat invasi mereka berlanjut ke Hungaria dan Polandia. Akibat lainnya adalah pecahnya wilayah-wilayah Rus Kiev.

Kekuasaan Mongol di tanah Rus Kiev berlangsung sangat lama. Kekuasaan mereka berlangsung hingga tahun 1480. Penguasaan bangsa Mongol atas Rus Kiev tahun 1240 oleh Batu Khan tidak membuat mereka menempatkan militer di sana. Rus Kiev dibiarkan begitu saja. Setelah Tatar berkuasa di Mongol barulah bangsa Mongol membuat benteng di tanah Rus Kiev.