Semangat Baru PSIM

Memang status bertabur bintang kini melekat dalam diri skuat PSIM Yogyakarta. Mereka dengan para pemain bintang dan pelatih top sangat antusia untuk mengarungi liga dua 2019. Dengan haraoan mereka bisa lolos ke liga tertinggi sepak bola tanah air.

Namun sepak bola memang kadang kala tidak bisa di prediksi. Tim bertabur bintang belum tentu bisa meriah kemenangan demi kemenangan. Karena sepak bola dibutuhkan kerja sama tim. Bukan hanya permainan individu yang dimiliki oleh para pemain bintang tersebut.

Seperti yang dirasakan oleh klub bertabur bintang liga satu yakni Madura united. Memang laskar sape kerab ini mendapat julukan timlos Galaticos nya liga satu musim ini. Karena mereka dihuni oleh para pemain mahal dan juga banyak skuat yang masuk timnas.Namun sampai saat ini poisisi mereka masih tertahan di tiga besar.

Terbaru anak anak laskar Mataram kembali mengalami kekalahan. Mereka harus takluk kepada tim taun rumah PSBS Biak. Anak anak aji Santoso ini dibuat tidak berkutik oleh tim tuan rumah. Padahal mereka bermaind Engan kekuatan terbaik mereka selama ini. Gol semata wayang tuan rumah kembali menghilangkan tiga poin dari tangan PSIM Yogyakarta.

Padahal setelah ini mereka akan menghadapi skuat mitra kukar. Dan sang pelatih menjamin laga ini akan bertambah berat. Karena mitra Kukar merupakan salah satu tim yang paling kuat juga di kontes liga dua ini. Karena mereka menargetkan lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia juga.