Sering Mengalami Mimpi Buruk? Mungkin 5 Hal Berikut Yang Menjadi Pemicunya

Sering Mengalami Mimpi Buruk? Mungkin 5 Hal Berikut Yang Menjadi Pemicunya

Informasi Terkini – 1. Kondisi fisik dan mental yang tidak sehat

Rasa lelah akibat aktivitas dan kegiatan yang menumpuk sepanjang hari kerap kali membuat seseorang menjadi stres dan tubuh menjadi tidak fit. Tumpukan pikiran negatif yang muncul karena pengalaman yang dialami seringkali juga membuat mimpi buruk datang saat tidur di malam hari. Menurut penelitian yang ada di US National Library of Medicine, National Institutes of Health, orang-orang dengan kondisi mental yang kurang baik seperti stres dan depresi lebih rentan mengalami mimpi buruk. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa wanita lebih rentan mengalaminya dibandingkan pria, lho. Selain kondisi mental, kondisi fisik yang kurang baik khususnya saat demam tinggi seringkali membuat orang mengalami mimpi buruk.

2. Makan sebelum tidur

Punya kebiasaan makan sebelum tidur? Jika ya, sepertinya Anda perlu menghentikan kebiasaan tersebut. Karena ternyata kebiasaan ini akan membuat seseorang lebih rentan mengalami mimpi buruk, lho! Makan sebelum tidur di malam hari, terutama makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi akan memicu naiknya metabolisme dan suhu tubuh. Kondisi tersebut dapat membuat aktivitas otak meningkat sehingga dapat menjadi penyebab seseorang mengalami mimpi buruk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di University of Montreal, seseorang yang makan berat sebelum tidur di malam hari lebih rentan mengalami mimpi buruk. Sebagian besar responden pun menyatakan bahwa apa yang mereka makan juga menjadi penyebabnya. Dan menariknya lagi, jenis makanan seperti es krim serta produk olahan susu menempati posisi teratas yang membuat para koresponden lebih sering mengalami mimpi buruk.

3. Pengaruh obat-obatan tertentu

Selain karena kondisi mental dan makan sebelum tidur, banyak orang yang rentan mengalami mimpi buruk karena pengaruh obat-obatan tertentu. Ada beberapa jenis obat yang ternyata memberikan efek samping berupa mimpi buruk pada orang-orang yang mengonsumsinya. Sebut saja obat anti depresan, anti alergi dan juga obat untuk menurunkan darah tinggi. Menurut Dr. Orrange dari Keck School of Medicine of USC, kandungan dalam beberapa jenis obat-obatan tersebut memberikan efek samping yang disebut dengan neurotransmitters, yang bisa mengganggu mood dan pikiran sehingga dapat membuat seseorang yang mengonsumsinya mengalami mimpi buruk. Jika Anda mengalami hal yang sama hampir setiap malam ketika harus mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya konsultasikan kembali pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

4. Pengalaman buruk maupun trauma di masa lalu

Mengalami kejadian atau peristiwa yang menyedihkan bahkan menakutkan di masa lalu seringkali berujung membuat seseorang menjadi takut, tertekan, frustasi dan stres. Salah satu efek yang ditimbulkan karena adanya trauma ini adalah mengalami mimpi buruk yang berkepanjangan. Berdasarkan studi di tahun 2015, diketahui kondisi trauma dapat membuat seseorang sulit tidur nyaman bahkan mengalami mimpi buruk di malam hari. Bila seseorang mengalami trauma atas kejadian buruk di masa lalu yang membuatnya mengalami mimpi buruk secara berkepanjangan, maka dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikiater guna mendapatkan penanganan. Karena bila tidak segera diberi penanganan yang tepat, keadaan tersebut akan menimbulkan masalah psikologis maupun penyakit secara fisik bagi penderitanya.

5. Mengonsumsi minuman beralkohol sebelum tidur.

Masih banyak orang yang beranggapan, meminum alkohol sebelum tidur akan membuat mereka tidur dengan lebih cepat dan nyenyak. Pada awalnya, alkohol mungkin membuat Anda merasa mengantuk sehingga dapat segera tertidur. Namun, ternyata rasa kantuk yang Anda rasakan hanya sementara, karena setelah itu Anda mungkin jutsru akan terbangun pada tengah malam bahkan mengalami mimpi buruk. Meminum alkohol sebelum tidur dapat menganggu tidur Anda ketika sedang berada dalam fase rapid eye movement (REM) yaitu ketika Anda masuk ke alam bawah sadar yang biasanya terjadi setelah tidur selama 90 menit. Menurut pakar neurologi bernama Jessica Vensel-Rundo, MD, setelah efek penenang yang tubuh dapatkan melalui alkohol sudah habis, Anda bisa mengalami mimpi buruk hingga berjalan saat tidur.