Tips Memilih Alat Catok Sesuai Kondisi Rambut

Tips Memilih Alat Catok Sesuai Kondisi Rambut

Informasi Terkini – Punya alat catok namun masih menemui kendala saat menata rambut seperti hasil yang kurang matang, butuh waktu lama untuk menata, maupun rambut jadi terlihat kusam? Ternyata, hal ini bisa disebabkan oleh alat catok yang Anda gunakan kurang cocok dengan kondisi rambut. Ketika hendak membeli alat catok atau alat tata rambut lainnya, kebanyakan dari kita mungkin hanya memerhatikan hasil akhir yang bisa diberikan dari alat catok tersebut. Misalnya kita memilih alat catok bulat/curling iron untuk hasil rambut bergelombang atau alat catok lurus/straightener bagi yang ingin mendapatkan rambut lurus. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, rambut yang tertata dengan bagus dan juga sehat, kita perlu memerhatikan faktor-faktor lain saat memilih alat catok yang tak kalah penting supaya terhindar dari masalah rambut yang tentunya tidak diinginkan. Apa saja?

1. Ketahui Kondisi Rambut Anda

Ini hal yang paling mudah, dan mungkin terlihat sepele, namun penting untuk diketahui. Anda bisa meraba dan merasakan tekstur rambut yang dimiliki. Apakah tekstur rambut Anda halus? Atau kasar? Karena beda tekstur, beda pula kebutuhannya. Lalu apakah rambut Anda pernah melalui proses pewarnaan, bonding, smoothing atau dikeriting? Jika Anda melakukan salah satu treatment di atas dan belum diimbangi dengan perawatan rambut yang tepat dan rutin, mungkin rambut Anda akan rentan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, saat Anda memilih alat catok, sebaiknya pilih alat yang bisa disesuaikan dengan kondisi rambut, agar tidak merusak rambut.

2. Pilih Alat Catok Dengan Teknologi Terkini

Seiring dengan berkembangnya teknologi, alat catok atau alat tata rambut pun dibuat agar mampu melindungi rambut. Contohnya bisa dilihat dari plat yang digunakan. Menurut Soesanto Tiang, Director Takeda, Babyliss dan Vidal Sassoon, di bidang hair tools, plat dengan finishing ceramic sesuai untuk rambut yang teksturnya halus. Sedangkan rambut bertekstur kasar bisa memilih alat catok yang punya plat dengan finishing titanium. Masing-masing teknologi yang digunakan pada hair tool pun memiliki perbedaan. Teknologi ceramic mampu menghasilkan panas secara instan setelah dinyalakan, sedangkan teknologi titanium membuat panas alat penata rambut Anda menjadi lebih stabil dan merata.

3. Pilih Alat Catok Yang Bisa Diatur Temperaturnya

Pengaturan temperatur ini sangat penting untuk disesuaikan dengan kondisi rambut Anda. Rambut yang masih "alami” dengan rambut yang sudah pernah diwarnai, dikeriting, atau diluruskan punya suhu idealnya masing-masing agar bisa tertata dengan baik.

Bagi Anda yang rambutnya pernah diwarnai, dikeriting, atau diluruskan, atur suhu alat catok atau alat tata rambut Anda di 160-170 derajat. Sedangkan untuk rambut yang tidak pernah mengalami perawatan di atas, Anda bisa menggunakan suhu hingga 200-220 derajat untuk tekstur halus, dan 220 – 240 derajat untuk rambut yang teksturnya lebih kasar. Dengan menggunakan suhu yang sesuai, rambut jadi lebih mudah ditata dan tetap sehat.

Extra Tips :

– Jangan memakai alat catok dalam kondisi rambut basah

It’s a big no. Jangan menggunakan alat catok, atau alat tata rambut lain yang menggunakan suhu panas saat rambut sedang basah. Jika memakainya dalam kondisi tersebut, rambut pasti akan rusak dan hasil penataannya pun tidak maksimal. Keringkan rambut memakai handuk atau hair dryer terlebih dahulu, jika setidaknya sudah 70% kering, bh rambut Anda sudah bisa ditata.

– Bersihkan alat catok secara rutin

Untuk memperpanjang usia alat catok Anda, pastikan selalu membersihkan bagian plat dengan memakai kain microfiber halus. Kain ini mampu mencegah terjadinya goresan pada permukaan plat catokan. Namun, saat membersihkan alat catok pastikan alat catok Anda sudah dalam kondisi dingin dan tidak terhubung dengan listrik ya. Penting juga untuk memerhatikan penyimpanan dan penggunaan alat catok, karena akan berisiko rusak apabila ada cairan masuk ke dalamnya.