Tips Menahan Dan Menghilangkan Godaan Makanan Yang Bisa Merusak Program Diet

Tips Menahan Dan Menghilangkan Godaan Makanan Yang Bisa Merusak Program Diet

Informasi Terkini – Demi berhasil menjalani diet, olahraga secara teratur dan tepat bukanlah satu-satunya kunci keberhasilan. Ada hal lain yang tak kalah penting, yaitu kemampuan untuk menjaga nafsu makan, terutama dari jenis makanan yang bisa merusak program diet. Sebut saja makanan tinggi lemak, junk food hingga goreng-gorengan. Nah, supaya program diet yang sedang Anda jalani bisa berhasil, yuk, simak tips berikut.

1. Kenali jenis makanan dan situasi yang menjadi kelemahan Anda

Apakah Anda pernah memerhatikan makanan atau situasi yang membuat nafsu atau keinginan untuk makan menjadi bertambah? Kalau belum, sepertinya mulai sekarang Anda harus membuat catatan atau jurnal khusus untuk mengetahui dan mencatatnya. Mengetahui situasi dan jenis makanan yang menjadi kelemahan bisa membuat Anda lebih waspada dan bisa menghindari situasi sekaligus menahan diri untuk tidak membeli makanan tersebut. Bila Anda menjadi mudah lapar atau tergoda untuk makan saat sedang stres atau banyak pikiran, sebisa mungkin kontrol emosi diri dan cegah stres dengan selalu berpikiran positif.

2. Hindari makanan dengan lemak jenuh

Makanan yang umumnya dibuat menggunakan lemak jenuh akan berpotensi membuat tubuh mudah lapar. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan di UT Southwestern Medical Center menyebutkan bahwa makanan yang mengandung lemak jenuh seperti pizza atau ayam goreng bisa membuat Anda terus tergoda untuk makan bahkan hingga tiga hari setelahnya. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa makanan berlemak dapat menyerang otak, yang kemudian mencegah hormon pengatur rasa lapar yang disebut dengan leptin dan insulin dalam memberikan sinyal pada otak untuk berhenti makan. Untuk itu, coba mengubah kebiasaan mengonsumsi junk food dan menggantinya dengan makanan yang lebih sehat, yaitu makanan yang dimasak menggunakan minyak tak jenuh seperti olive oil.

3. Disiplin pada jadwal makan

Terkadang penyebab rasa lapar dan mudah tergoda pada makanan yang bisa merusak program diet diakibatkan karena tidak disiplin dengan pola maupun jadwal makan yang sudah ditetapkan. Untuk menahan dan menghilangkan godaan terhadap makanan yang bisa merusak program diet, Anda perlu mendisiplinkan diri untuk mematuhi pola dan jadwal makan yang sudah direncanakan. Pastikan perut sudah terisi dengan mengonsumsi makanan sehat dan membuat Anda kenyang dalam waktu yang cukup lama, kemudian Anda bisa mengonsumsi camilan sehat di sela-sela jam makan untuk menghindari godaan untuk mengonsumsi makanan yang bisa merusak program diet.

4. Alihkan pikiran dengan melakukan kegiatan yang positif

Salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan saat sedang bosan dan tidak ada kesibukan adalah mengakses media sosial. Padahal saat sedang scrolling timeline media sosial, foto atau video tentang makanan maupun camilan akan tampak sangat menggoda. Memang benar, seringkali godaan untuk mengonsumsi makanan yang bisa merusak program diet datang saat Anda sedang bosan dan tidak memiliki kesibukan. Bila sedang mengalaminya, Anda perlu mengalihkan fokus kepada hal lain, seperti menyibukkan diri dengan kegiatan baru yang lebih positif, seperti melakukan workout, mengikuti kelas yoga, mengikuti kegiatan sosial dan lain sebagainya.

5. Tidur yang cukup dan hindari begadang

Begadang dan tidur terlalu malam akan membuat Anda lebih banyak tergoda untuk makan saat sedang menjalani diet. Otak memiliki kemampuan untuk mengatur nafsu makan, yang akan terganggu bila Anda kekurangan waktu untuk tidur. Menurut para ahli dari Health Science Institute, saat kurang tidur otak manusia akan mengeluarkan hormon ghrelin yang akan membuat nafsu makan bertambah. Karenanya, saat terlalu banyak begadang Anda akan tergoda untuk ngemil atau makan di malam hari maupun keesokan harinya. Selain bisa membuat program diet Anda menjadi berantakan, makan di malam hari terutama sebelum tidur akan membawa efek negatif bagi tubuh, salah satunya adalah membuat Anda mengalami mimpi buruk.