Halmahera, Maldives-nya Indonesia

Halmahera, Maldives-nya Indonesia

Informasi Terkini – Hamparan pasir putih, air yang jernih, keindahan bawah laut yang dapat dinikmati dengan mata telanjang yang begitu mempesona dan belum banya terjamah oleh banyak pelancong, ada di Maldives-nya Indonesia.

Halmahera merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia. Tepatnya pulau terbesar di Kepulauan Maluku. Pulau Halmahera merupakan bagian dari provinsi Maluku Utara. Halmahera memiliki luas tanah 17.780 kmĀ² (6.865 mil persegi) dan populasi 1995 sekitar 162.728. Karena Indonesia dikenal dengan pulau yang besar dan bagus sebagai destinasi wisata. Indahnya pemandangan Maladewa, Maldives pun bisa ditemukan di Indonesia. Karena negeri kita yang luar biasa!

Tidak perlu jauh-jauh ke Maladewa, di Indonesiapun sudah ada Halmahera rasa Maladewa. Maladewa sendiri merupakan negara kepulauan yang terletak di Samudra Hindia. Maladewa terletak di selatan barat daya India, sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka. Miniatur Kepulauan Maldives di Indonesia yaitu Kepulauan Widi. Kepulauan Widi terletak di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Kepulauan widi terdiri atas 2 laguna yang membentuk jaringan pulau-pulau kecil dan pasir timbul yang saat pasang surut air laut akan terlihat menyatu. Diperkirakan jumlah pulau-pulau kecil di Kepulauan Widi ada 99 pulau.

Ada tiga cara untuk menuju Kepulauan Widi. Yang pertama, bertolak dari Ternate menggunakan kapal di Pelabuhan Bastiong menuju Pulau Saketa. Perjalanan ini memakan waktu sekitar lima jam. Setelah itu, menumpang kendaraan roda dua menuju Kecamatan Gane Timur, dan berkendara selama tiga jam. Belum selesai sampai di situ, perjalanan berlanjut lagi dengan menggunakan kapal cepat menuju ke Pulau Daga. Setelah sekitar dua jam, barulah Anda akan sampai di Pulau Widi.

Rute yang kedua, kita dapat naik kapal dengan rute Ternate-Babang (Bacan). Setelah itu dari Pasar Baru Babang, menumpang kapal nelayan atau kapal cepat menuju Gane Dalam. Perjalanan dilanjutkan dengan menyewa kendaraan roda dua menuju Desa gane Luar. Baru, setelah itu naik perahu menuju Pulau Widi.

Cara yang ketiga adalah bisa menumpang kapal cepat dari Kota Baru ke Sofifi, Tidore selama 45 menit. Setelah itu menempuh perjalanan darat ke Matuting, Gane Timur selama kira-kira empat jam. Turun di Matuting, lalu kita bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar ke Pulau Widi. Perjalanan itu akan memakan waktu sekitar empat jam. Total waktu perjalanan memang tak sedikit. Namun, yakinlah bahwa pemandangan yang akan memanjakan mata, akan membayar lunas rasa lelah Anda.

Keunikan Widi adalah warna air laut di dalam laguna berwarna biru toska. Di Widi sendiri ada dermaga dan resor yang dibangun oleh Pemkab Maluku Utara saat mengadakan turnamen memancing internasional 2017. Sayangnya, resort, toilet dan kamar mandi umum tidak bisa dimanfaatkan oleh wisatawan karena dibiarkan terbengkalai dan kotor.

Sumur air tawar adalah sumur resapan dengan air tawar yang segar. Pengunjung boleh memakai sumur yang khusus untuk mandi. Tempat kapal kami bersandar bernama dermaga Pulau Daga Widi. Ada perkampungan para nelayan. Kampung nelayan ini hasil relokasi untuk pembangunan resor oleh pemerintah.

Kampung nelayan di Daga Widi sangat sederhana. Rumah panggung berisi keluarga nelayan dan anak-anak yang tidak bersekolah. Widi adalah surga ikan. Para nelayan dengan mudah menangkap ikan, kepiting bakau, dan kepiting kenari. Bahkan kita memancing dengan ikan dengan mudahnya. Jika kalian datang ke Widi, jangan lupa bawa alat pancing. Jika kalian ingin datang liburan ke Kepulauan Widi, siapkan perbelakan yang cukup ya! Mari traveling ke Halmahera!